Upaya Perkuat Budaya Baca, Dua Pegiat Literasi Indramayu Hadiri Fasilitasi Penggerak Literasi se Jawa Barat


Upaya Perkuat Budaya Baca, Dua Pegiat Literasi Indramayu Hadiri Fasilitasi Penggerak Literasi se Jawa Barat

INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM – Perpustakaan Nasional RI bersama Forum Taman Bacaan Masyarakat (Forum TBM) menggelar kegiatan bersama pegiat literasi se-Jawa Barat di El Hotel, Bandung pada Kamis-Jumat, 4-5 Desember 2025.

Kegiatan ini menegaskan bahwa budaya Baca dan revitalisasi perpustakaan di desa maupun kota perlu menjadi prioritas pemerintah. Selain itu acara ini merupakan sebuah pertemuan penting kebangkitan literasi guna mendorong dan mendukung pegiat literasi di Jawa Barat dalam ajang apresiasi dan pengakuan peran sertanya.

Sesuai dengan tema, acara ini mempertemukan para pemangku kepentingan dan pelaku literasi di pusat dan daerah. Para pematerinya dari Perpustakaan Nasional, Dinas Arsip Perpustakaan Daerah Jawa Barat, dan Pengurus Pusat serta Daerah Forum TBM.

Sesi pembicara kunci yakni Deputi Biang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Dr. Adin Bondar, S.Sos., M.Si., menyampaikan “Mari kita semua jalin kolaborasi dan sinergi untuk meningkatkan literasi dan budaya Baca masyarakat. Karena kita tentu menyadari bahwa sampak sosial-ekonomi literasi memberikan pengaruh kuat pada angka kemiskinan menurun, angka kematian muda rendah, ekonomi lebih kuat, partisipasi masyarakat tinggi, sejahtera dan bahagia diri meningkat. Selain itu kami Perpusnas RI mengapresiasi para pegiat yang sudah bergerak di lapangan dan mereka semua adalah mitra strategis pengembangan program Pusnas dalam mewujudkan insan literasi,” ujarnya.

Ahmad Khoeri pengelola TBM Perpustakaan S16 Indramayu dan Suryana Hafidin pengelola TBM Komeci Indramayu merasa bahagia atas apresiasi Perpustakaan Nasional RI dan Forum TBM mengundangnya untuk turut serta meningkatkan kapasitas pegiat literasi melalui acara tersebut.

Ahmad Khoeri menyampaikan bahwa ekosistem literasi tidak akan optimal apabila hanya dilakukan oleh pegiat literasi saja, namun harus ada dukungan kebijakan dan semua elemen siap melakukan sinergi program.

Hal senada juga disampaikan oleh Suryana Hafidin bahwa pegiat literasi bergerak di lapangan berharap pemerintah selaku pemangku kebijakan harus sadar tanpa perlu ditegur bahwa pekerjaan besar literasi masyarakat adalah hajat besar sepanjang hayat agar hidup kita lebih bermakna.**

(Wari)
——

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!