Semarakkan Hari Santri Nasional 2025 MWC NU Megaluh Gelar Lomba Mewarnai
JOMBANG-JAYA NEWS.COM— Dengan semangat “Jihad Santri,Jayakan Negeri”,
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Megaluh dalam rangka menyemarakan Hari Santri Nasional 2025, sukses menggelar kegiatan Lomba Mewarnai, yang diikuti oleh siswa-siswi tingkat TK, RA, dan TPQ se-Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur. Acara berlangsung meriah di Pendopo Desa Megaluh, pada Kamis (16/10/2025).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB tersebut,diikuti dengan penuh antusias oleh puluhan peserta cilik. Sejak pagi, anak-anak datang bersama para guru pendamping dan wali murid yang turut memberikan dukungan. Suasana pendopo pun tampak semarak, dipenuhi warna-warni karya dan tawa ceria peserta lomba.
Acara dibuka secara resmi oleh H. Drs. Dimyati Msl, selaku Pengawas RA/MI Kecamatan Megaluh, yang sekaligus memberikan pengarahan dan semangat kepada para peserta.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa dan penerus perjuangan para santri. Semangat belajar dan berkarya sejak dini harus terus ditumbuhkan,” pesan H. Dimyati dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Panitia HSN MWC NU Megaluh, M. Zainuddin Arif, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan semangat kesantrian sejak usia dini.
“Melalui lomba mewarnai ini, kami ingin mengenalkan nilai-nilai kesantrian dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak belajar tentang semangat, ketekunan, dan kebersamaan dalam suasana gembira,” ujarnya.
Menurut panitia, penilaian lomba meliputi aspek komposisi warna, kerapian, dan ekspresi tema santri. Para peserta menunjukkan imajinasi dan kreativitas tinggi dalam setiap goresan warna yang mereka hasilkan.
Pelaksanaan lomba berlangsung lancar dan tertib berkat kerja sama antara panitia, guru pendamping, dan aparat desa yang turut membantu teknis kegiatan. Setelah seluruh peserta menyelesaikan karyanya, acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan sesi foto bersama, mengabadikan kebersamaan penuh makna dalam momentum Hari Santri Nasional di Kecamatan Megaluh.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya ajang lomba, tapi juga bentuk pendidikan karakter bagi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang religius, kreatif, dan berakhlak mulia,” imbuh M. Zainuddin Arif.**
Moh
—-
![]()
