Kenaikan Yesus Kristus: Makna, Harapan, dan Janji
JOMBANG-JAYA NEWS.COM – Peristiwa kenaikan Yesus Kristus ke surga merupakan salah satu momen penting dalam ajaran Kristen yang menandai akhir dari pelayanan-Nya secara fisik di dunia. Setelah kebangkitan-Nya dari kematian, Yesus menampakkan diri kepada para murid dan memberikan amanat agar mereka menjadi saksi-Nya ke seluruh dunia (Kisah Para Rasul 1:8).
Hal itu diutarakan Evangelis Lukius Juliandri,dalam keterangannya kepada Jaya-News.Com,Kamis sore 29 Mei 2025.
Ev.Lukius melanjutkan,Kenaikan ini mengandung beberapa makna teologis yang mendalam bagi umat Kristen:
Penyelesaian Misi di Dunia
Kenaikan Yesus menunjukkan bahwa tugas dan karya-Nya di dunia telah selesai. Dalam Injil Yohanes 17:4, Yesus mengatakan bahwa Ia telah menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh Allah Bapa kepada-Nya.
Jaminan Akan Tempat di Surga
Dalam Yohanes 14:2-3, Yesus menyampaikan janji bahwa Ia akan mempersiapkan tempat bagi para pengikut-Nya, dan suatu saat akan kembali untuk membawa mereka bersama-Nya. Janji ini menjadi sumber pengharapan akan kehidupan kekal.
Pengutusan Roh Kudus
Kenaikan Yesus membuka jalan bagi kehadiran Roh Kudus. Dalam Yohanes 15:26, Yesus menyatakan bahwa Ia akan mengutus Penolong, yaitu Roh Kudus, untuk menyertai dan menuntun umat-Nya dalam kehidupan sehari-hari serta memberikan kekuatan untuk menjadi saksi-Nya.
Kisah Para Rasul 1:9-11 mencatat bahwa Yesus diangkat ke surga disaksikan oleh murid-murid-Nya, dan dua malaikat menyatakan bahwa Yesus akan datang kembali dengan cara yang sama seperti ketika Ia naik ke surga.
Peristiwa kenaikan Yesus dipandang sebagai kemenangan rohani yang memberikan harapan dan keyakinan bagi umat Kristen. Hal ini menjadi pengingat bahwa perjalanan iman tidak berhenti di dunia ini, melainkan menuju penggenapan janji Allah.
” Sebagai umat percaya, peristiwa ini mengajak kita untuk hidup dalam iman, pengharapan, dan kesiapsiagaan menantikan kedatangan-Nya kembali,” kata Ev.Lukius menutup perbincangan dengan Journalist Jaya-News.Com.***
Nuryaji/Pemred
—-
![]()
