Silaturrahmi sekalian diskusi buku terbaru Prof. Komaruddin Hidayat yang dibarengi peringatan ulangnya pada 18 Oktober 1953 yang ke-73 tahun dilaksanakan di rumah kediaman sang Profesor di Jl. Semanggi 2 No.3 Ciputat, Jakarta Timur, pada 8 November 2026. Tampak hadir sejumlah tokoh agama dan intelektual dalam acara silaturrahmi yang diboncengi acara diskusi buku dan ulang tahun ala kaum intelektual tanpa kue ultah dan nyanyian seperti biasanya saat merayakan hari ulang tahun yang tidak dimaknai oleh sesuatu yang bernilai sakral dan penuh makna spiritual. Dan Sri Eko Sriyanto Galgendu pun berkenan memberi bingkisan “Kitab MA HA IS MA YA” kepada sang Profesor yang sedang merayakan ultahnya.
Karena itu, tampak hadir juga Wali Spiritual Nusantara di tengah sejumlah tokoh dan intelektual Indonesia yang konsen terhadap gerakan pembaharuan Islam, meski tak sempat mempusisikan Achmad Wahib, sebagai tokoh muda Islam pada tahun 1970-an yang sempat menggemvarkan Indonesia pada masa hidupnya.
Buku yang berjudul “Islam Yang Saya Paham” menurut para penngamat menjafi semacam “jembatab” antara generasi penggagas pmikiran pembaharuan Islam di Indonesia yang dilakukan Dr. Nurcholish Nadjid untuk dilanjutkan oleh generasi berikutnya yang tumbuh dan berkembang kemuduan seperti yang dapat disaksikan sekarang.
Kita sebagai manusia peziarah, memang tidak harus sama dan tidak harus seragam, ungkap Komaruddin Hidayat ketika menandai acara diskusi. karena kritik baginya terhadap buku baru yang akan dibahas ini akan dia terina sebagai masukan.
Komaruddin Hidayat pun mengakui buku terbitan terbarunya ini tidak lagi sekritis dari pemikirannya yang sudah tertuang dalam sejumlah buku karya pada yang terbit pada beberapa waktu sebelumnya.
Komaruddin Hidayat lahir pada 18 Okyober 1953 di Muntilan, Magelang. Sejak kecil hidupnya sudah karib dan akrab dengan dunia pesantren, hinhga dirinya pun tercatat sebagai alumni Pondok Pesantren Modern, Pabelan, Magaleng pada tahun 1969, dan Oesantren Al Iman, Muntilan pada tahun 1971.Hingga melanjutkan studi di Bidang Pendidikan Islam tahun 1977 dengan jenjang Sarjana Muda sampai Sarjana di IAIN, Syarif Hidayatullah. Jakarta.
Jenjang pendidikan doktoral ia selesaijan dari Universitas Angkata. Turki tahun 1990. Dan pada 17 Oktober 2006, terpilih sebagai Rektor IAIN Syarif Hidayatatullah yang kini menjadi Universitas Islam Negeri, Jakarta dalam dua periode kepengurusan.
Sejak tahun 1990, Komaruddin Hidayat telah menjadi dosen paska sarjan di
berbagai Universitas dan Sekolah Tinggi Filsafat sambil terus menulis berbagai buku serta karya ilmiah untuk berbagai media di Indonesia, hingga kini menjabat Kedua Dewan Pers Indonesia.
Sebelum acara makan siang bersama, pebyaor sufi Muhammad Gaus sempat mendedahkan syair-syair indah yang dirawut dengan baik dengan lantunan zikir yang mengingatkan saat bethayanya penyair sufi di dunia Islam yang penuh pujian kepada Tuhan., sungguh memukau dan mengagumkan.
Ciputat, 8 November 2026
—-
![]()
