Jenazah PMI Asal Bunder Widasari Tiba di Rumah Duka, SARBUMUSI Sampaikan Belasungkawa
INDRAMAYU, JayaNews.Com – Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Bunder, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Winah Marji Gariman (62) tiba di rumah duka pada Sabtu (17/10/2026) pukul 13.00 WIB.
Kedatangan jenazah yang dipulangkan dari Arab Saudi tersebut dikawal Babinsa Desa Bunder Koramil 1606/Tukdana Serka Sarip Durakman, Bhabinkamtibmas Bripka Ade, Kades Bunder, dan petugas BP3MI Jawa Barat dengan menggunakan ambulans BP3MI Nopol B 2826 UIF.
Berdasarkan laporan resmi, almarhumah meninggal dunia di rumah sakit di Arab Saudi pada Senin, 12 Oktober 2026.
Kronologis yang dihimpun dari keluarga dan dokumen KBRI menyebutkan, almarhumah meninggal akibat serangan jantung. Kejadian tersebut bertepatan dengan situasi penutupan Bandara Internasional King Khalid Riyadh akibat serangan bom drone Houthi yang terjadi pada hari yang sama.
Jenazah tiba di rumah duka Blok Desa RT 02/RW 01 Desa Bunder dalam keadaan peti tertutup dan diserahterimakan secara resmi dari BP3MI kepada ahli waris Ibu Nini, Ibu Ani dan Bapak Waryono disaksikan Camat, Kapolsek, Babinsa, Kades dan tokoh masyarakat. Situasi rumah duka terpantau aman dan kondusif.
Rencananya jenazah dimakamkan pada Sabtu sore (17/10/2026) pukul 15.00 WIB di TPU Keserut Desa Bunder.
SARBUMUSI Berduka dan Beri Pesan.
Menanggapi hal tersebut, Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI) Kabupaten Indramayu turut menyampaikan belasungkawa.
Ketua DPC SARBUMUSI Kabupaten Indramayu, Anas Ghozali mengatakan:
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kami keluarga besar SARBUMUSI Indramayu turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Winah Marji Gariman, pahlawan devisa asal Desa Bunder Widasari. Semoga husnul khotimah dan keluarga diberikan ketabahan.”
SARBUMUSI juga berpesan agar kejadian ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pekerja migran.
“Kami berpesan kepada para pekerja migran yang masih di luar negeri, terutama di Arab Saudi, agar dijaga dan diperhatikan kesehatannya. Situasi di sana sedang tidak menentu, akses penerbangan dan rumah sakit bisa terhambat saat ada serangan. Jangan tunda berobat, segera lapor KBRI jika sakit.”
“Untuk calon pekerja migran yang akan bekerja ke sana, pastikan kondisi kesehatan benar-benar siap, medical check-up jangan formalitas, dan pastikan asuransi serta kontrak kerja jelas. Jangan berangkat kalau tidak sehat,” tegasnya.
SARBUMUSI juga mendesak Kementerian P2MI untuk memastikan hak asuransi dan gaji terakhir almarhumah dibayarkan penuh kepada ahli waris.
Penulis : Wari
Editor : Nuryaji
—–
![]()
