INDRAMAYU
-JAYANEWS.COM – Tim dosen Politeknik Negeri Indramayu (POLINDRA) berhasil menyelesaikan penelitian pengembangan material komposit berbasis serat alam. Penelitian berjudul “Material Komposit Serat Eceng Gondok & Resin Polymer Untuk Material Alternatif Komponen Perahu”ini tuntas dilaksanakan pada 2025.
Sukroni, S.T., M.T. selaku Ketua Peneliti dari Prodi D3 Teknik Mesin POLINDRA menyampaikan, penelitian dilakukan bersama tim yang terdiri dari Candra Irawan, Ahmad Farhan, Yusup Nur Rohmat, Emin Haris, dan Wiza Taher.
Menurut Sukroni, lambung dan cadik/stabilizer adalah komponen vital perahu yang menentukan keselamatan dan kenyamanan. Sayangnya, sebagian besar perahu tradisional masih menggunakan bahan konvensional seperti kayu, bambu, atau paralon.
“Bahan itu mudah didapat tapi tidak cukup kuat dan tahan lama di laut. Akibatnya nelayan harus sering perbaiki atau ganti, yang boros waktu, tenaga, dan biaya,” ujarnya, Selasa (08/09/2026).
Sebagai solusi, tim POLINDRA memanfaatkan serat eceng gondok yang selama ini dianggap gulma. Eceng gondok tumbuh cepat, melimpah, dan sering mengganggu ekosistem. Namun seratnya memiliki potensi baik untuk komposit.
Dengan mengombinasikan serat eceng gondok dan resin epoxy melalui metode hand lay-up, dihasilkan material baru yang ramah lingkungan, ringan, dan memiliki kekuatan tarik serta kelenturan layak untuk aplikasi struktural.
Penelitian menguji 5 variasi fraksi volume serat: 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30%. Pengujian kekuatan tarik mengacu pada standar ASTM D 638 dan nantinya akan dibandingkan dengan standar Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).
“Sebagai negara kepulauan, Indonesia butuh inovasi material lokal yang kuat, awet, dan ramah lingkungan untuk mendukung transportasi air dan perikanan. Pemanfaatan eceng gondok juga memberi nilai tambah pada limbah yang selama ini tidak berguna,” tambah Sukroni.
Ia berharap hasil penelitian ini menjadi langkah awal pengembangan material komposit lokal untuk industri maritim, sekaligus sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak.**
Bakhrudin
——-
![]()
