HUT ke-6 Perumdam TDA Indramayu, Fun Brewing V60 Jadi Ajang Unjuk Skill Barista
INDRAMAYU-JAYA NEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6, Perusahaan Umum Daerah Tirta Darma Ayu (Perumdam TDA) Kabupaten Indramayu menggelar berbagai kompetisi, salah satunya Fun Brewing V60. Kompetisi ini diikuti puluhan peserta, termasuk dari luar Kabupaten Indramayu, yang beradu kemampuan menunjukkan keterampilan meracik kopi terbaik diselenggarakan di halaman Kodim 0616/Indramayu, Kamis (8/1/2026).
Sebanyak 50 peserta mengikuti ajang Fun Brewing V60 yang berlangsung sejak pagi hari, dimulai dari babak kualifikasi, semifinal, hingga final. Kompetisi ini menghadirkan empat dewan juri, yakni H. Nurpan, SE., MSi selaku Direktur Utama PDAM Indramayu, Kasdim Rosidi dari Kodim 0616/Indramayu, Riyan yang memiliki legitimasi tingkat nasional, serta Adam yang memiliki legitimasi tingkat lokal.
Direktur Utama Perumdam TDA Kabupaten Indramayu, H. Nurpan, SE., MSi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian lomba dalam peringatan HUT ke-6 Perumdam TDA. Menurutnya, kompetisi Fun Brewing V60 diinisiasi untuk mencari dan mengembangkan bakat barista V60 terbaik, khususnya di Indramayu.
“Dari berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan, puncaknya adalah kegiatan seperti ini. Event ini terlaksana berkat sinergitas antara Kodim, PDAM, dan pelaku UMKM. Di Indramayu sendiri terdapat ABI (Asosiasi Barista Indramayu) serta pelaku usaha kopi yang cukup besar, namun belum mendapatkan ruang yang maksimal. Oleh karena itu, para barista perlu legitimasi,” jelas Nurpan.
Ia juga menegaskan bahwa event seperti ini harus terus dikembangkan agar menjadi wadah pengakuan bagi para barista, baik melalui sertifikasi maupun eksistensi di media sosial.
“Ending-nya, goal kita adalah agar masyarakat terbiasa menikmati kopi-kopi terbaik, meskipun segmennya berbeda-beda,” ungkapnya.
Nurpan menuturkan, dalam kompetisi Fun Brewing V60 tersebut, penentuan juara didasarkan pada ketepatan dan kecepatan dalam meracik kopi. Menariknya, persaingan terjadi antara barista junior dan senior.
“Juara satu diraih oleh Muhamad Taufan (23) asal Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Ini menunjukkan bahwa anak muda atau junior memiliki inovasi dan mampu bersaing dengan senior. Kecepatan dan ketepatan dalam meramu menjadi kunci kemenangannya,” tuturnya.
Para pemenang mendapatkan hadiah pembinaan, namun menurut Nurpan, sertifikat yang diberikan memiliki nilai lebih tinggi karena menjadi bentuk pengakuan resmi untuk melangkah ke jenjang berikutnya.
“Hadiah pembinaan juara satu sebesar Rp1 juta, juara dua Rp750 ribu, dan juara tiga Rp500 ribu. Namun yang paling mahal adalah sertifikat. Ke depan, tidak menutup kemungkinan PDAM akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan seperti ini,” pungkasnya.**
Teddy
—-
![]()
