Ikut Program Bupati Indramayu Versus Membangun Peradaban Indramayu.
Penulis : H. Dudung Badrun, SH, MH
(Advokat & Ketum Pegiat Sosial Desa Nusantara)
Untuk itu pemahaman tentang Indramayu dan positioning kita tentang Indramayu harus mempunyai persepsi yang sama yaitu tentang :
Pertama,
Sejarah Indramayu gelap, jatidiri sejarah rujukan Wiralodra tidak dapat dipertanggung jawabkan dalam perspektif ilmu sejarah melainkan pendekatan legenda dan mitos.
Kedua
Budaya campuran yang melahirkan karakter antara lain :
a.Individual
b.Cilakjigo ( mencicil mencicil tapi ngrogo),
c.Koruptif
d.Hedonis,
Glamor dan
sekuler.
e.Premanisme/
Mandorisme,
f.Rendah etos
kerja dan tanggung jawab.
Maka, sempurna
lah gambaran yang disampaikan
oleh :
Pertama,Lord Acton sejarawan Inggris yang mengatakan “Powertends to corrupt,and absolute powertends to corupt absolutely”
Kedua,Penguasa Belanda di Era Hindia Belanda mengatakan “De Javaan is een volk van koelis en koelis order volkeren ( 0rang jawa itu adalah bangsa kuli dan menjadi kuli dari bangsa bangsa).
Hal hal diatas akan menjadi pijakan dengan argumentasi untuk bahan diskusi dikaitkan dengan fenomena berbagai gerakan seperti: Memulangkan Luki Hakim ke Cilacap oleh GRI tanggal 7 Oktober 2025,memulangkan DR Salman (Stafsus Luki Hakim) oleh berbagai elemen gerakan/Paksi,Gerakan elitis oleh Diaspora Indramayu mitra Pembangunan Indramayu dan terlihat DPRD Indramayu yang terlelap mungkin sambil mimpi, sehingga tidak dapat mengawal Demokrasi dan Aspirasi Masyarakat untuk mengkontrol dan mencegah Luki Hakim Bupati Indramayu Otoriter,Koruptif,tiran secara demonstratif, contoh Pengangkatan DR Salman sebagai Stafsus Bupati Indramayu,Kasus BPR KR,Kasus PDAM,kasus PT BWI,banyak rakyat mati akibat diduga tersengat listrik untuk memberantas hama tikus dan Pilwu serentak yang Anomali secara vulgar.**
Indramayu, 13 Maret 2026
—–
![]()
