Teliti Leksikon Dalam Kesenian Reog Ponorogo, Nadia Eka Hasilkan Jurnal Terindeks Sinta

Teliti Leksikon Dalam Kesenian Reog Ponorogo, Nadia Eka Hasilkan Jurnal Terindeks Sinta

SEMARANG-JAYA NEWS.COM – Nadia Eka Putriana, mahasiswa Unnes jurusan Pendidikan Bahasa Jawa, menyelesaikan studinya dengan tugas akhir artikel yang termuat dalam jurnal ilmiah terindeks Sinta 4.
Menempuh masa studi tepat waktu, Nadia tak habiskan banyak waktu.

Menurut Nur Fateah sebagai dosen pembimbing,Rabu 29 Oktober 2025, artikelnya yang berjudul “Kategori dan Ekspresi Linguistik dalam Kesenian Reog Ponorogo, Kajian Etnosemantik” merupakan hasil penelitian yang mengkaji leksikon dalam kesenian Reog Ponorogo.

Penelitian tersebut bertujuan untuk menjabarkan leksikon Reog dalam bentuk leksikal dan kultural bagi masyarakat Ponorogo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data penelitian berupa leksikon dalam makna leksikal dan kultural, mencakup *Paraga* (pemain), *atribut*, *gerakan*, *iringan*, dan *tembang*.

Penelitian ini mengungkap leksikon khas seperti:
– *Unton* (gigi barongan yang berasal dari kata “untu”)
– *Ander*
– *Tlisir*
– *Cohung*

Makna leksikal dan kultural dari leksikon-leksikon tersebut menunjukkan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam kesenian Reog Ponorogo. Contohnya, jumlah gigi pada barongan memiliki makna bahwa dengan adanya Reog Ponorogo, masyarakat Ponorogo seperti menemukan arah.

Nadia menuturkan, agar penelitian berikutnya dengan topik leksikon dalam kesenian Reog Ponorogo dapat dikupas lebih mendalam untuk bagian gerakan.

“Selain itu, perlu adanya cara untuk menyebarluaskan makna-makna dalam kesenian Reog Ponorogo agar dapat diketahui oleh masyarakat luas,” imbuhnya.**


Nur Fateah
Dosen BSJ FBS Unnes
—-

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!