Denanda, Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jawa Unnes Meneliti Leksikon Kesenian Dolalak Purworejo
SEMARANG-JAYA NEWS.COM – Denanda Ekafitri Sukistiyani, mahasiswa Pendidikan Bahasa Jawa FBS Unnes, beberapa bulan yang lalu pada awal tahun 2025,melakukan penelitian tentang leksikon dalam kesenian Dolalak di Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan kajian semantik untuk mengidentifikasi dan menganalisis makna leksikal dari istilah-istilah yang digunakan dalam kesenian Dolalak.
“Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis makna leksikal dari istilah-istilah yang digunakan dalam kesenian Dolalak, meliputi gerak tari, kostum, sesaji, dan alat musik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui wawancara dengan lima informan dari grup kesenian Dolalak Budi Santoso di Desa Kaliharjo, Kecamatan Kaligesing, Purworejo,” ujar Denanda,Rabu 29 Oktober 2025.

Penelitian ini menemukan 43 leksikon dalam kesenian Dolalak, terdiri dari:
– 16 leksikon gerak tari
– 12 leksikon kostum
– 12 leksikon sesaji
– 3 leksikon alat musik
Denanda menuturkan, dari Analisis menunjukkan bahwa setiap leksikon memiliki makna simbolik dan nilai budaya yang mencerminkan identitas masyarakat Purworejo, seperti semangat gotong royong, religiusitas, dan penghormatan terhadap leluhur.
*Signifikansi Penelitian*
Penelitian ini menunjukkan bahwa kesenian Dolalak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai warisan budaya yang sarat makna linguistik dan filosofis. Kajian semantik membantu memahami kedalaman makna di balik setiap unsur Dolalak.
Peneliti menyarankan agar penelitian berikutnya menelusuri penggunaan leksikon Dolalak dalam konteks sosial dan membandingkannya dengan kesenian tradisional lain di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pelestarian dan pengembangan kesenian tradisional Indonesia.**
Penulis : Nur Fateah
—-
![]()
