Tasawuf & Spiritualitas Sebagai Keunggulan Budaya Suku Bangsa Nusantara Yang Religius dan Unik


Tasawuf & Spiritualitas Sebagai Keunggulan Budaya Suku Bangsa Nusantara Yang Religius dan Unik

Oleh : Jacob Eteste
Wartawan Lepas

Tasawuf sebagai konsep dalam Islam yang erat berkaitan dengan spiritualitas. Meski begitu, tasawuf sering disebut mistisme Islam, karena fokus perhatiannya langsung dengan Tuhan melalui tuntunan Islam yang lebih mendalam. Karenanya, tasawuf mengedepankan pengalaman batin atau spiritual dalam memahami Islam sebagai penuntut hidup serta ajaran keagamaan yang lebih khusus dam khusus mengikuti tuntunan dari langit.

Karena itu, tasawuf mengarah untuk membangun koneksi yang lebih dekat dengan Tuhan — tanpa perantara — untuk lebih memahami Kehendaknya. Karena itu, tasawuf adalah konsep yang kompleks dan multi dominasi– yang berkaitan dengan spiritualitas dan pengalaman batin yang berdasarkan tuntunan serta ajaran Islam. Kendati spiritualitas dan tasawuf pada dasarnya perbedaan yang signifikan, namun keduanya tetap mempunyai kesamaan.

Adapun kesamaan tasawuf dengan spiritualitas, keduanya tetap mementingkan pengalaman batin dan kemampuan menjalin koneksi dengan sesuatu yang kebohongan besar dari dirinya sendiri, yaitu Tuhan. Kesamaan berikutnya adalah upaya pencarian makna san tujuan untuk mendapat makna hidup yang lebih besar dan mendalam. Tak sekedar hidup untuk kemudian mati, tanpa arti apa-apa bagi orang lain maupun dalam arti keseluruhan kehidupan yang sesungguhnya.

Perbedaan spiritualitas dengan tasawuf — dalam pengertian konsep — dapat dimiliki oleh semua agama yang ada khususnya untuk agama langit — maupun tradisi. Sedangkan tasawuf adalah konsep yang lebih spesifik dalam Islam yang berkaitan dengan urusan spiritualitas dan pengembangan batin pemeluk Islam yang taat.

Dalam spiritualitas dapat memiliki landasan yang beraga, mulai dari agama hingga filsafat atau pengalaman batin yang mampu dikembangkan untuk memperoleh manfaat yang baik untuk diri sendiri maupun bagi orang banyak. Dan tasawuf beranjak dari pandangan sikap dan sifat yang jelas dari ajaran dan tuntunan Islam yang patuh dengan syariat yang dipatuhi dan dijalankan untuk tidak tertanggal.

Dalam praktik spiritualitas dapat dilakukan dalam berbagai variasi atau tradisi, karena penambahan pada area spiritualitas akan sangat tergantung dari latar budaya yang dimiliki oleh beragam suku bangsa Nusantara — meski sekarang– telah bersatu menjadi satu bangsa Indonesia. Sari keragaman tradisi dan budaya ini pula kekayaan nilai yang terdapat dari setiap suku bangsa Indonesia yang ada sungguh kaya, hingga ragam dan corak serta tampilannya yang sungguh mempesona.

Apalagi dalam tradisi tasawuf yang semakin memperkuat dan memperkukuh praktik spiritual di Nusantara memiliki Unikom serta spesifikasi tersendiri karena sertakan diperkaya oleh tasawuf yang membawa tradisi berpikir, sema’an, tadarus, itikaf dan ritual keagamaan yang intinya untuk semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, pencipta alam semesta dan seisinya, termasuk makhluk yang ada dengan keistimewaan bagi manusia sebagai makhluk paling mulia.

Karena itu, tasawuf dan spiritualitas yang dimiliki oleh suku bangsa Nusantara yang religius dan unik, merupakan potensi bagi bangsa dan negara Indonesia untuk menjadi pusat gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahaman spiritual yang sangat dibutuhkan sebagai resep pengobatan etika, moral dan akhlak yang sakit. Sehingga membuat kerusakan dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa maupun bernegara yang perlu ditata ulang, jika tidak ingin terus tersuruk dalam lembah kehancuran.***


Banten, 25 Juli 2025

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!