Optimisme Dan Kerja Bersama Akan Membawa Kemajuan Yang Nyata
Oleh : Sri Mulyani
Menteri Keuangan Republik Indonesia
Dalam rangkaian FMCBG G20, saya menghadiri dua sesi utama yang membahas hambatan pembangunan di Kawasan Afrika (Sesi V), serta pembiayaan berkelanjutan (Sesi VI).
Pada sesi kelima, saya membahas salah satu hambatan yang dihadapi Afrika yaitu menurunnya ketersediaan dana konsesional sebagai tulang punggung pembiayaan pembangunan. Oleh karenanya, diperlukan cara baru yang lebih berkelanjutan.
Saya menunjukkan bahwa partisipasi modal swasta dapat didorong untuk pembangunan publik, contohnya melalui platform seperti SDG Indonesia One dan Infrastructure Guarantee Fund. Selain itu, solidaritas global berupa kerja sama ekonomi antara negara berkembang dengan Kawasan Afrika perlu diperkuat.
Di sesi keenam yang merupakan sesi terakhir, saya menekankan bahwa kesenjangan pembiayaan iklim makin lebar dan di saat bersamaan dampak perubahan iklim kian cepat terasa. Oleh karena itu, upaya seperti penguatan lembaga keuangan multilateral, peningkatan pembiayaan konsesional, percepatan mobilisasi modal swasta, serta creative blended finance menjadi sangat penting.
Saya pun menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mengambil peran melalui program-program seperti Dana Pooling Bencana dan asuransi pertanian. Selain itu, keran partisipasi modal swasta juga digerakkan lewat IDXCarbon.
Kesenjangan pembiayaan masih ada. Namun, optimisme dan kerja bersama akan membawa kemajuan yang nyata.
Seperti yang diajarkan Nelson Mandela:
โ๐๐ณ๐ฐ๐จ๐ณ๐ฆ๐ด๐ด ๐ช๐ด ๐ฐ๐ฏ๐ญ๐บ ๐ฑ๐ฐ๐ด๐ด๐ช๐ฃ๐ญ๐ฆ ๐ธ๐ฉ๐ฆ๐ฏ ๐ธ๐ฆ ๐ค๐ฉ๐ฐ๐ฐ๐ด๐ฆ ๐ต๐ฐ ๐ธ๐ฐ๐ณ๐ฌ ๐ต๐ฐ๐จ๐ฆ๐ต๐ฉ๐ฆ๐ณ ๐ข๐ค๐ณ๐ฐ๐ด๐ด ๐ฅ๐ช๐ง๐ง๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ฆ๐ด ๐ง๐ฐ๐ณ ๐ข ๐ค๐ฐ๐ฎ๐ฎ๐ฐ๐ฏ ๐จ๐ฐ๐ฐ๐ฅ. ๐๐ฏ๐ฅ ๐ช๐ต ๐ช๐ด ๐ข๐ญ๐ธ๐ข๐บ๐ด ๐ช๐ฎ๐ฑ๐ฐ๐ด๐ด๐ช๐ฃ๐ญ๐ฆ ๐ถ๐ฏ๐ต๐ช๐ญ ๐ช๐ต’๐ด ๐ฅ๐ฐ๐ฏ๐ฆ.โ
Dari Sesi V dan VI FMCBG G20
Zimbali โ Afrika Selatan, 19 Juli 2025
—
![]()
